Opini

Menanamkan Percaya Diri Siswa Dalam Pembelajaran

Oleh: BUJANG, S.Pd – (Guru SMP Negeri 10 Pangkalpinang) —
RASA percaya diri adalah kualitas yang dibutuhkan untuk membuat seseorang menjadi orang yang yakin pada diri sendiri dan bertanggung jawab. Akan tetapi, keyakinan diri itu bukanlah sesuatu yang bisa diajarkan pada orang dari hari ke hari, melainkan harus di tanamkan mulai dari masa kanak-kanak.

Terkait hal di atas Stephanie Marston (1992) mengemukakan pemikirannya mengenai pentingnya rasa percaya diri pada anak. Dia mengatakan bahwa rasa percaya diri itu seperti tongkat ajaib yang bisa mengubah masa depan seorang anak. Rasa percaya diri seorang anak akan mempengaruhi semua aspek kehidupannya, mulai dari teman-teman yang dia pilih, prestasi akademisnya di sekolah, jenis pekerjaan yang dia dapat, bahkan sampai ke masalah teman hidup yang akan dia pilih.

Seorang psikolog terkenal Maslow mengatakan bahwa percaya diri merupakan modal dasar untuk pengembangan aktualitas diri. Dengan percaya diri orang akan mampu mengenal dan memahami diri sendiri. Sementara itu, kurangnya percaya diri akan menghambat pengembangan potensi diri. Jadi orang yang kurang percaya diri akan menjadi seseorang yang pesimis dalam menghadapi tantangan, takut dan ragu-ragu untuk menyampaikan gagasan, serta bimbang dalam menentukan pilihan dan sering membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain.

Berdasarkan kedua pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan dan sikap seseorang terhadap kemampuan pada dirinya sendiri dengan menerima secara apa adanya baik positif maupun negatif yang dibentuk dan dipelajari melalui proses belajar dengan tujuan untuk kebahagiaan dirinya. Kepercayaan diri yang ada dalam diri setiap orang merupakan modal dasar untuk menghadapi hidup dan mencapai kesuksesan. Rasa percaya diri dapat juga diartikan sebagai keberanian dalam diri sehingga seseorang mampu melakukan sesuatu yang dia anggap benar.

Rasa percaya diri tidak muncul begitu saja pada diri seseorang ada proses tertentu didalam pribadinya sehingga terjadilah pembentukan rasa percaya diri. Thursan Hakim (2002) berpendapat bahwa terbentuknya rasa percaya diri yang kuat terjadi melalui proses:

Laman: 1 2 3 4 5

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top