BERITA PILIHAN

BKKBN Sosialisasi 1000 Hari Kehidupan

*Untuk Perangi Kasus Stunting
*Kampung KB dan Posyandu Jadi Solusi Nyata
Babelpos.co  PANGKALPINANG – BKKBN Babel ikut berperan dalam upaya menanggulangi kaus stunting (kondisi kekurangan gizi secara kronis) di Babel. Hal ini tercermin dari kegiatan sosialisasi 1000 hari kehidupan bagi mitra kerja dalam rangka penurunan stunting di Hotel Menumbing 19-20 Maret 2018 kemarin. Salah satu solusinya adalah keberadaan posyandu yang disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Babel, Melati Erzaldi.

“Dengan penguatan fungsi posyandu adalah bagaimana mendeteksi kehamilan dari si ibu. Karena stunting ini adalah menekan dari usia 0 tahun artinya dalam kandungan sampai usaia 2 tahun. Posyandu memiliki peran yang cukup penting di masyarakat untuk mendeteksi kalau memang ada kelainan pada kehamilan atau memantau kesehatan dari si ibu hamil,” ujar Melati kemarin (20/3).

Keberadaan kader-kader PKK di posyandu tersebut penting. Dengan upaya menggerakkan masyarakat agar aktif ke posyandu, mampu meminimilasiri kaus stunting tersebut. Karena, pada posyandu juga, masyarakat akan dikenalkan dan diajak agar makan makanan bergizi yang tentu berdampak pada perbaikan gizi di masyarakat.

“Artinya yang kami lakukan adalah menggerakkan masyarkat, yang punya domain mendata ada lagi bidangnya. Yang penting kita terus lakukan gerakan, memantau posyandu, penyerapannya seperti apa. PKK juga da rapat konsilidasi yang dilakukan enam bulan sekali. Dan kasus stunting ini menjadi salah satu fokus pembahasan dengan penguatan fungsi posyandu untuk menanggulanginya,” kata Melati.

Sementara itu, salah satu upaya BKKBN Babel dalam memerangi kasus Stunting dengan mengdepankan program kampung KB. Lewat Kampung KB akan dibuat media Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) dalam bentuk selebaran, poster dan mural. Khusus mural, program ini akan dibicarakan dengan pemda setempat soal perizinannya.

“Berkaca pada kasus di Bangka Barat ada 10 desa yang akan dijadikan Kampung KB. Ada sosialisasi 1000 hari pertama kehidupan, artinya selama 2 tahun diintervensi untuk menekan stunting. Lewat Kampung KB, BKKBN gelar tikar kemudian yang lain isinya mau PU berkenaan sanitasi lingkungan, dinkes untuk imunisasi, PKK untuk posyandu. Contoh ibu gubernur, kepedulian PKK sangat penting, karena kadernya militan bisa langsung ke paling bawah,” ujar Etna.

Laman: 1 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top