Probis

BI Babel Prediksi Tekanan Inflasi Maret 2018

*Kenaikan Harga Bahan Pokok Perlu Diantisipasi
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Rahmanto Hidayat, menjelaskan bahwa secara tahunan inflasi Februari 2018 di Bangka Belitung tercatat sebesar 2,56 % (yoy). Jauh lebih rendah dari inflasi Februari 2017 sebesar 6,42% (yoy), walaupun sedikit meningkat dari inflasi Januari 2018 sebesar 2,37% (yoy).Inflasi tahunan di Bangka Belitung pada Februari 2018 juga berada di bawah angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 3,18% (yoy).

“Jadi kita pikir kondisi ini sangat baik dan tentu perlu terus dipertahankan ke depannya. Karena inflasi di 2 bulan awal tahun ini terbilang cukup rendah yang turut dipengaruhi dua kelompok mengalami deflasi yaitu kelompok harganya bergejolak (volatile food) seperti bahan makanan, ikan-ikanan, daging, sayuran dan sejenisnya yang deflasi 1,98% (mtm) dan kelompok komoditas yang harganya ditentukan pemerintah (administered price) yang mengalami deflasi 1,13% (mtm). Sedangkan untuk kelompok inti mengalami inflasi 0,12%(mtm),” jelas Edi yang juga merupakan Kepala Tim Kantor Bank Indonesia Provinsi Bangka Belitung saat ditemui BabelPos baru-baru ini di ruang kerjanya.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga memperkirakan di bulan Maret 2018 tekanan inflasi akan lebih besar daripada di Februari 2018, karena ada kecederuingan trend di beberapa kelompok voltile food seperti cabe, bawang dan sebagainya yang diperkirakan akan mengalami kenaikan di daerah asalnya sehingga akan mempengaruhi harga pasar di Bangka Belitung.”Permintaan harga tiket pesawat udara pun dalam rangka perayaan keagamaan seperti cenbeng akan ikut mmempengaruhi tingkat inflasi di Babel, walaupun di bulan Februari 2018 juga ada imlek, tapi malah deflasi untuk harga tiket,” tambahnya.

Edi juga menyebutkan jika kemungkinan adanya realisasi atas wacana kenaikan harga bahan bakar minyak lagi oleh pemerintah.Yang mana beberapa waktu sebelumnya pemerintah juga telah lebih dulu menaikan harga BBM non subsidi. ”Sehingga dampaknya memang belum kerasa di bulan lalu, tapi di bulan ke depanya akan terasa walaupun memang tidak besar dan dengan adanya kenaikan BBM yang diterapkan pemerintah tapi kami yakin bahwa inflasi di 2018 masih tetap pada sasaran inflasi yang 3,5 + persen tetap ama dengan catatan koordinasi pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam kerangka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam mengendalikan inflasi dapat terus diperkuat sebagai antisipasi meningkatnya sejumlah harga kebutuhan masyarakat terutama dari kelompok volatile food,” dorongnya lagi. (lya)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top