Bangka Tengah

Dianggap Bikin Resah, Buaya Berurusan dengan Pihak Berwajib

Babepos.co  BANGKA TENGAH – Seekor buaya di Kabupaten Bangka Tengah, terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian, Senin (12/2). Buaya tersebut, langsung diamankan di Mapolsek Lubuk Besar, usai ditangkap warga, di sebuah kolong eks tambang timah, Desa Lubuk Lingkuk, yang sering digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.

Kades Lubuk Lingkuk, Khozim Ibrahim, mengatakan, kolong eks tambang timah tersebut, sejak lama memang sering digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari, seperti mandi dan mencuci pakaian.

“Diperkirakan ada sekitar empat ekor buaya di sini. Kemungkinan warga akan menangkap buaya lainnya, karena dikhawatirkan memakan korban jiwa,” ujar Khozim kepada wartawan, Selasa (13/2).

Sementara, Kapolsek Lubuk Besar, Ipda Bayumi, menjelaskan pihaknya berupaya mengamankan buaya tersebut, karena buaya sendiri termasuk ke dalam hewan yang dilindungi undang-undang. Pihaknya juga khawatir jika buaya mati usai ditangkap warga dengan cara dipancing.

Buaya jenis Porosus Corodilus ini merupakan buaya yang hampir punah keberadaannya, sehingga termasuk salah satu spesies yang dilarang diburu atau dibunuh. Hal itu dibenarkan Ketua Animal Lovers Bangka Island (Alobi) Pangkalpinang, Langka Sani. Oleh karenanya, Langka mengapresiasi kinerja Polsek Lubuk Besar yang mengamankan spesies yan dilIndungi tersebut. “Kita mendapat informasi dari pihak polsek, bahwa ada seekor buaya yang di tangkap warga. Kita langsung mengambil tindakan mengamankannya,” kata Langka. Selanjutnya, kata Langka, buaya yang diamankan oleh Polsek akan dilakukan rehabilitasi dihabituasi Alobi untuk kemudian dilepasliarkan kehabitat aslinya.

“Sementara kita lepaskan pancing yang digunakan warga untuk menangkapnya. Kemudian selama beberapa hari kita lakukan rehabilitas sampai dianggap layak kembali kehabitatnya,” jelasnya. Dalam kesempatan ini, ia tak henti-hentinya mengimbau agar warga tidak membunuh reptil purba ini. “Kalau sudah dilindungi undang-undang, bearti ada sanksi bagi yang sengaja membunuhnya, untuk itu kami imbau agar warga juga menjaga dan tidak merusak habitat tempat hidup buaya,” tutupnya. (Fiz)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top