Bangka Barat

Bagaimana Kalau Terdakwa Pingsan?

Pingsan - Bagaimana Kalau Terdakwa Pingsan?
Babelpos.co  MUNTOK - Kejaksaan Negeri Bangka Barat (Babar) in house training atau belajar memberi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), Jumat (12/1). Pelatihan diberikan tim medis dari RSUD Sejiran Setason di halaman Kejari
Tampak dr Ari Widianti SppB memberi materi mulai dari penanganan korban pingsan, korban kecelakaan, korban tenggelam. Kajari Dr Neva beserta pegawai serius melihat tahap demi tahap proses memberi pertolongan pertama.
"Kita harapkan ilmu yang kami berikan bisa dipergunakan pegawai Kejari dalam memberikan pertolongan pertama," ungkap Ari.
Kajari Dr Neva mengatakan, house training ini untuk meningkatkan kecakapan pegawai Kejari dalam menjalankan tugas. Pihaknya ingin kalau dalam pemeriksan tersangka, membawa terdakwa yang tiba-tiba pingsan bisa diatasi pegawai Kejaksaan untuk pertolongan pertama. Jaksa maupun sopir tahanan yang berhadapan langsung dengan kejadian seperti ini.
Masih dikatakan Kajari, dalam menjalankan tugas tidak menutup kemungkinan terjadinya hal yang tidak terduga. Pihaknya harus bisa memberikan P3K karena tidak menutup kemungkinan ada terdakwa pingsan dalam perjalanan sidang di PN Sungailiat selama 3 jam perjalanan. "Kalau sudah ada pelatihan seperti ini kita tidak panik lagi dan bisa memberi pertolongan pertama," ungkapnya. (his)
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top