Belitung Timur

Nelayan Siap Sabung Nyawa

Tambang KIP - Nelayan Siap Sabung Nyawa

*Untuk Singkirkan KIP KamilaH dari Perairan Beltim --
*Jika Gubernur Tidak Bisa, Nelayan Ancam "Singkirkan" Sendiri --

NELAYAN Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan mengambil langkah sendiri, jika Kapal Isap Produksi (KIP) Kamilah masih beroperasi di Perairan Kelapa Kampit, Beltim. Nelayan memberikan deadline paling lambat tanggal 17 November.

------------------

INI disampaikan sejumlah Perwakilan warga Belitung saat menyambangi Gedung DPRD Babel, Senin (13/11).
Dalam pertemuan yang difasilitasi oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya serta beberapa anggota lainnya di Ruang Banmus DPRD Babel, massa menuntut anggota legislatif segera berkoordinasi dengan Gubernur Babel. Nelayan mengancam akan mengambil langkah sendiri dengan mengerahkan massa yang lebih banyak jika sampai tanggal 17 November 2017 KIP tersebut masih berada di perairan Belitung Timur.

"KIP ini sudah mulai beroperasi sejak tahun 2016, kami sudah lelah tuntutan kami tidak juga digubris. Kami berkomitmen kemarin seandainya sampai tanggal 17 November KIP masih beroperasi, kami sendiri yang akan memindahkan, apapun itu karena kami sudah menandatangani.

Apabila hingga 8X24 jam tidak dihentikan, kami masyarakat nelayan akan bertindak, apapun itu resikonya. karena itu komitmen sudah ditandatangani 18 anggota dewan (kabupaten Beltim). Jika kami bertindak sendiri, artinya, Pemprov tidak mau bantu kita sebagai rakyat. Kami akan kumpulkan ribuan massa masyarakat nelayan jika tidak disikapi, kami siap resiko apapun, nyawa pun akan kami korbankan, kalau pemerintah tolong jawab kalau emang tidak bisa," tegas Junaidi, Perwakilan Nelayan Beltim.

Laman: 1 2 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top