Bangka

[WADUH..] Gugatan Lahan SMA Penagan, JPN Yakin Penggugat Salah Alamat

SUNGAILIAT - Ketua Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka untuk perkara gugatan sengketa lahan SMAN 1 Mendobatat, Bagus Adi Saputro yakin objek sengketa yang diperkarakan penggugat salah alamat. Untuk itu ia berharap putusan hakim nantinya berpihak ke Pemkab Bangka dan warga, karena lahan tersebut berdasarkan fakta yang dimiliki Pemkab Bangka bukan punya penggugat.

Bagus Adi Saputro yang juga Kasi Datun Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka ini menyampaikan, Pemkab Bangka selaku tergugat 1 dan Fakhrurozi sebagai tergugat 2 akan berjuang mempertahankan hak yang sekarang telah dikelola Dinas Pendidikan dan SMAN 2 Mendobarat. Apalagi untuk tanah yang dibangun masih dalam dokumen penggugat masuk SKHUAT (Surat Keterangan Hak Usaha Atas Tanah), yang mana tanah tersebut berarti dalam penguasaan negara.

"Jadi kalau pun ada klaim dari seseorang, semua warga menyaksikan bahwa tanah ini milik Pak Alun, seluas 7,2 hektar dan sekolah ini termasuk di dalamnya. Ini sebagian kecil dari tanahnya Pak Alun," ujar Bagus kepada sejumlah wartawan, akhir pekan lalu.

Diterangkannya, secara formil, gugatan yang diajukan Linda memang mempunyai SKHUAT sedangkan Pemkab Bangka tidak. Namun berdasarkan fakta-fakta di lapangan menerangkan tanah tersebut bukan milik pihak penggugat tetapi milik Alun. Kerancuan juga terjadi dalam patok yang berbeda antara 3 bulan lalu dengan sewaktu pengecekan Pemeriksaan Setempat (PS) sidang Pengadilan Negeri Sungailiat.

Laman: 1 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top