Bangka Selatan

Tunggakan Pelanggan PAM Meningkat

*Tahun 2016, Rp 202 Juta & 2015 Rp 184 Juta --
*PDAM Basel Kerap Diberi "Angin Surga" --
TOBOALI - Kantor Unit Pelayanan Teknis (UPT) Perusahaan Air Minum (PAM) Bangka Selatan (Basel) mencatat tunggakan pelanggan pada tahun 2016 mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2015 lalu. Hal ini berdasarkan hasil opname terhadap rekening masing-masing pelanggan yang dilakukan oleh petugas UPT PAM Basel.

"Tunggakan pelanggan pada tahun 2015 lalu hanya Rp 184 juta, sedangkan di tahun 2016 sampai bulan September kemarin sebesar Rp 202 juta. Tunggakan ini kita ketahui dari hasil opname rekening pelanggan," ujar Kepala UPT PAM Basel, Yudi Siswanto kepada Babel Pos, Selasa (4/10) siang diruang kerjanya.

Dikatakannya tunggakan pelanggan itu rata-ratanya di dominasi oleh pelanggan umum yang berdomisili di Sukadamai dan Payak Ubi Toboali. Bahkan jika dirinci satu pelanggan tunggakannya hingga mencapai Rp 2,5 juta terhitung mulai dari bulan Januari sampai bulan Juli. Padahal, kata Yudi, jika pelanggan membayar setiap bulannya jumlahnya hanya Rp 175 ribu dan itupun tergantung dengan pemakainya.

Rencananya pihak PDAM akan menyurati pelanggan yang menunggak pembayaran tersebut dan terpaksa dilakukan pemutusan sambungan sementara. Pelanggan diberi waktu 7 hari untuk melunasi seluruh tunggakan tersebut setelah surat diterima. Apalagi surat teguran pertama sudah dilayangkan terutama ke pelanggan yang menunggak selama 3 bulan.

Laman: 1 2 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top