Taring

[ TaRing ] Ngeroh Aek

F Ahmadi Sofyan web - [ TaRing ] Ngeroh Aek

f-ahmadi-sofyan-webOleh: AHMADI SOFYAN --
Penulis Buku / Pemerhati Sosial --

PESTA demokrasi 2017 (Pilgub) segera berlangsung,
seperti biasa dan sudah biasa, pasukan-pasukan “ngeroh aek”
bakal bermunculan.

SETIAP menjelang Pemilu, Pilkada atau Pilgub, ada hal yang kadangkala sedikit membuat saya “ringem”, yakni menerima telepon atau menjawab SMS yang isinya tidak jauh dari pertanyaan: “Kemana arah kite ne?”, “Cucok dak mun kite dukung pasangan …..” atau “Pok dukung sape? Kapan kita gerakkan tim kite ne?”. Padahal sampai hari ini saya tidak punya kelompok, tidak punya tim apalagi massa, lho kok tiba-tiba minta arahan gerakkan tim.

Bahkan sebuah penghargaan besar bagi saya rakyat jelata ini, tiba-tiba didatangi langsung oleh sang calon dan timses yang menawarkan posisi di salah satu struktur timses atau jurkam. Kadangkala kepada mereka (timses atau calon), seringkali saya candai: “Mbok ya sekali-kali saya budak kampong ne diajak nyalon atau di “timses-kan”, masak dari dulu cuma diajak jadi timses melulu. Bosan jadi rakyat jelata, mbok ya sekali-kali jadi pejabat dan dikawal mobil liw-liw?”.

Begitulah kita. Seringkali “ringem” dengan politik, tak suka bertutur yang ada kaitannya dengan politik, bahkan tidak sedikit di antara kita yang anti politik. Tanpa disadari bahwa hampir seluruh kebutuhan hidup bahkan hidup kita sendiri ini (secara duniawi) diatur oleh yang namanya keputusan politik. Jangankan untuk sebuah kekuasaan besar, untuk mendapatkan seorang pacar saja, sedikit banyak kita menggunakan politik (strategi). Jadi yang anti politik sesungguhnya tidak memahami bahwa dirinya sendiri sedang berpolitik.

Laman: 1 2 3 4 5

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top