Pangkalpinang

Pemprov Babel Terapkan Larangan Merokok di SKPD

*Melanggar Didenda Rp2 Juta --
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi berjanji akan menindak tegas para perokok yang merokok di luar zonasi bebas asap rokok di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sanksinya berupa denda uang sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 2 juta.

“Ketika perokok melakukan pelanggaran nantinya akan kena sanksi oleh penyidik PNS,” kata Gubernur, Kamis (6/10) di Gedung DPRD Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut Gubernur, sanksi tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) dan Pergub tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). “Perda Rokok dan Pergub sebagai payung hukum untuk KTR, bagi para pelangar akan dikanakan denda,” tukasnya.

Dikatakan gubernur, denda tersebut bervariasi tergantung siapa yang melakukan pelanggaran. Gubernur Rustam mencontohkan, kalau kepala daerah seperti dirinya juga akan kena denda berupa materi yang sangat besar. Sedangkan bagi yang mengiklankan, menjual, dan mempromosikan juga akan kena denda Rp.500 ribu. “Bagi pimpinan seperti saya dan penangung jawab KTR akan kena denda mencapai Rp.2 juta,” tuturnya.

Laman: 1 2 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top