oleh

14 KIP Lepas, Ayo Ada Apa?

*Wagub: Bukankah Pelanggaraan TKA itu Karena Perbuatan Perusahaan Sponsor Juga?
LEPASNYA 14 Kapal Isap Produksi (KIP) oleh pihak Kantor Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas 1 Pangkalpinang, mendapat respon ‘tak sedap’ dari Wakil Gubernur (Wagub) Babel Abdul Fatah. Karena, pelanggaraan nyata-nyata oleh para Tenaga Kerja Asing (TKA) itu, tak lepas dari peran perbuatan perusahaan pemilik 14 KIP selaku sponsor.

————————-

loading...

“PARA TKA itu kan terbukti melakukan pelanggaran ke-Imigrasian di Indonesia. Dan ini salah satunya adalah disebabkan oleh perbuatan dari pihak perusahaan sponsor yang telah memberikan keterangan informasi atau data yang sebenarnya tentang penyalahgunaan jabatan para TKA tersebut non skill, tapi ditulis jabatan TKA tersebut adalah mekanik, teknisi hingga nahkoda,” ujar Fatah.

Pernyataan Wagub ini merespon lepasnya para pemilik 14 KIP yang ditangkap dalam operasi yang dilakukan Kantor Imigrasi Kelas 1 Pangkalpinang pada 10 – 11 November 2018 di Perairan Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka, karena memperkerjakan warga negara asing asal Thailand 37 orang dan 2 orang asal China menyalahi aturan. Akibatnya para TKA tersebut dideportasi, namun 14 KIP justru dilepas.

Lepasnya para WNA dan perusahaan sponsor dari jeratan hukum menurut Wagub tidak bisa dibiarkan begitu saja. Karena akibat ulah WNA dan pihak perusahaan sponsor tersebut, pertama telah menutup kesempatan bagi tenaga-tenaga kerja lokal, bahkan diperparah warga negara asing itu TKA yang tidak memiliki izin, sehingga jelas sudah melanggar UUKeimigrasian No.6 Tahun 2011.

Komentar

BERITA LAINNYA