oleh

1.500 Peserta BPJS PBI di Basel Dinonaktifkan

*80.840 Warga Basel Tak Dijamin Kesehatan
TOBOALI – Jumlah warga masyarakat di kabupaten Bangka Selatan yang belum mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah masih sangat banyak. Terbukti, dari 172 ribu penduduk Basel, sebanyak 80.840 jiwa belum ada jaminan kesehatan.

“Sampai saat ini UHC (Universal Health Covered) di Bangka Selatan kurang lebih masih di angka 53 persen. Artinya seluruh penduduk baru 53 persen dari total 172 ribu atau sebanyak lebih kurang 91.160 jiwa yang masuk sebagai peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dengan BPJS baik itu dari PBI APBN, PBI Provinsi dan PBI Kabupaten, dan sisanya sebesar lebih kurang 80.840 jiwa yang belum dijamin kesehatannya,” ungkap Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Samsir, kepada Babel Pos, kemarin.

Menurutnya dari total 91.160 jiwa yang masuk sebagai peserta JKN itu terdiri dari 22 ribu jiwa merupakan PBI APBN dan 8.500 jiwa PBI Provinsi serta 18 ribu jiwa PBI Kabupaten, sedangkan sisanya 42.660 jiwa merupakan peserta BPJS mandiri dan terdapat 7.000 peserta yang menunggak iuran.

“Dari total 48.500 jiwa pemegang kartu BPJS PBI itu terdapat 1.500 peserta yang dinonaktifkan sebagai hasil dari proses verifikasi dan validasi data setiap 6 bulan sekali,” tutur Samsir.

Politisi PKS itu menjelaskan bahwa 1.500 peserta tersebut dengan iuran kelas III sebesar Rp 23.000 berarti ada Rp 34.500,000 perbulan yang harus dibayarkan pemerintah daerah (Pemda) ke BPJS. Tetapi 1.500 peserta itu pada waktu mereka sakit tidak dapat menggunakannya lantaran kartu BPJSnya sudah dinonaktifkan. Sehingga yang akan menjadi korban adalah masyarakat miskin dan tidak mampu.

Komentar

BERITA LAINNYA